T-Shirt atau baju berbahan kaos, pada saat ini merupakan baju yang banyak dipakai oleh hampir semua orang. Sifatnya yang lentur dan mudah menyerap keringat membuat nyaman dipakai.
Sangat cocok dipakai untuk aktivitas sehari-hari yang bersifat tidak formal atau pada saat-saat santai. Karena diminati banyak orang, maka banyak diproduksi baju-baju kaos mulai dari yang kualitas bahan bagus sampai yang rendah.
Yang kualitasnya bagus biasanya sejuk dipakai karena mudah menyerap keringat. Sedangkan yang kualitas rendah biasanya terasapanas dan gerah di badan.
Bahan Kaos
Bahan kaos pun bervariasi. Mulai dari yang 100% katun sampai dengankatun ditambah bahan campuran lain. Yang 100% katun memang terasa sejuk dipakai, tetapi biasanya mudah sekali kusut dan apabila sering terkena tarikan di mesin cuci, gampang sekali melar.
Kalau baju kaos tidak ingin cepat kusut dan tidak gampang melar, maka pakailah kaos yang berbahan campuran 60% katun dan 40% poliester. Sedangkan kaos yang lebih tebal dan kuat biasanya campuran antara katun 40% dan poliester 60%. Poliester juga membuat kain tampak lebih mengkilat.
Namun sekarang sedang trend juga kaos-kaos dengan bahan yang lebih lentur lagi, bisa mengikuti lekuk badan. Biasanya kaos tersebut terdiri dari bahan campuran 95% katun dan 5% spandex.
Tips Merawat Baju Kaos
1. Untuk baju yang ada sablonnya
- Jangan direndam lebih dari 1 jam, karena deterjen bisa merusak sablon.
- Jangan disikat terlalu keras.
- Balikkan pakaian ketika dijemur atau disetrika.
- Hindarkan pemakaian zat pemutih.
- Gesekan sesama pakaian di mesin cuci, bisa merusak sablon juga.
Yang harus diperhatikan saat mencuci baju kaos:
- Pisahkan baju kaos yang berwarna gelap (seperti hitam, merah, biru, hijau, ungu dll.) dengan baju kaos yang berwarna terang (seperti putih, merah muda, oranye, kuning, dll). Karena bisa saja kaos berwarna gelap luntur dan menempel di baju kaos yang berwarna terang.
- Menyikat baju kaos terlalu keras bisa mengakibatkan serat pakaian rusak sehingga baju kaos menjadi berbulu.
- Pemutih pakaian merupakan zat kimia yang bersifat merusak. Sehingga, kaos yang terkena pemutih akan cepat tipis dan terasa kasar.
- Hindari kucekan dan perasan yang terlalu kuat. Karena dapat membuat kaos menjadi melar dan dapat merusak pori-pori baju sehingga pori-pori menjadi kasar. Sehingga mencuci kaos dengan menggunakan tangan lebih dianjurkan daripada mencuci dengan menggunakan mesin cuci.
- Untuk kaos yang terkena noda, sebaiknya oleskan saja deterjen pada bagian noda dan gosok bagian itu dengan halus sampai noda hilang. Setelah itu baru dibilas dengan air bersih.
Yang harus diperhatikan saat menjemur
- Sebelum dijemur, baju yang telah dicuci sebaiknya dibalik dulu. Supaya warna bagian luar baju tidak cepat pudar terkena paparan sinarmatahari.
- Jangan menjemur baju kaos dengan menggunakan gantunganbaju/hanger. Karena leher baju akan cepat melar diakibatkan menahan beban air pada kaos yang basah.
- Tekstur kaos yang halus akan rusak apabila dijemur ditempat-tempat yang tidak rata atau di tali/kawat. Karena baju kaos yang basah dan bertekstur halus akan menekan permukaan tempat menjemur. Sehingga ketika kaos kering, permukaan tempat menjemur akan tercetak di baju kaos tersebut.